Penjelasan Wakil Ketua 2 DPRD Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Terkait Video Yang Viral



NTT-Terkait video saya yg bertengkar dengan pihak PUPR Propinsi NTT, saya jelaskan kronologisnya sebagai berikut :


1. Dua hari lalu saya diminta komentar oleh wartawan terkait material yang diduga tidak sesuai spec dan konsultan pengawas yang tidak melakukan pengawasan dengan baik. Saya minta spy Kapolda dan Kajati berikan atensi.


2. Tadi sepulang dari pemakaman alm. Bpk.Johanes Lulu di Busalangga, saya dan bpk Unu Panie menuju ke Mbueain-Rote Barat untuk hadiri undangan Tu'u dari bpk Anus Pandi (rekan anggota dewan), krn anaknya mau nikah. Kami memang sengaja melewati ruas jalan itu, utk melihat langsung pekerjaan, yang diduga kuat dikerjakan asal jadi.


3. Sesampai dilokasi, kami melihat Om finus fangidae (kontraktor) dan org2 PUPR Propinsi. lalu saya turunkan kaca mobil bermaksud mau menegur (menyapa) namun yang terdengar kemudian om finus bilang: "na itu dia itu dia". Mendengar perkataaan om finus, saya langsung berhenti lalu langsung saya tanya, apa maksud : na itu dia, itu dia apa om finus? Namun om finus diam dan tidak ada satu katapun yg keluar.


4. Selanjutnya saya sampaikan ke org PU propinsi bahwa proyek ini dikerjakan asal jadi krn material hotmix hasil garukan dari badan jalan ditimbul dibahu jalan dan pasirnya banyak bercampur lumpur. Selanjutnya oknum PU propinsi terkesan membela kontraktor, sehingga timbul pertengkaran sperti di video itu.


5. Saya berharap kita viralkan namun diarahkan ke pihak kontraktor dan konsultan pengawas supaya esensinya tidak bias. Kita harus fokus pada perjuangan membersihkan rote dari para penggarong uang rakyat


6. Saya sudah koordinasi, mulai besok, dewan akan kunker dan semua proyek2 yang diduga bermasalah, akan kami kunjungi dan viralkan.    (*)

Posting Komentar

0 Komentar